Moses And Monotheism

  • Merek: Forum
  • Ketersediaan: Tersedia
  • Rp. 68.000,-

Musa adalah nabi terbesar bagi bangsa Israel. Si dalam Perjanian Lama, nam Musa senantiasa menghiasi kitab suci tersebut dengan kisah agungnya, terkusus dalam penthateukh. Yang paling heroic dan banyak dikenang dari kisah Musa ada...

Musa adalah nabi terbesar bagi bangsa Israel. Si dalam Perjanian Lama, nam Musa senantiasa menghiasi kitab suci tersebut dengan kisah agungnya, terkusus dalam penthateukh. Yang paling heroic dan banyak dikenang dari kisah Musa adalah pada peristiea eksodus yang di dalam Pentateukh tersebut terekam dalam Kitab keluaran (exodus). Dia memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir dan tekanan Firaun di sana.

Kisah dalam Pentateukh tersebut banyak dijadikan referensi dan diikuti banyak penulis dalam historiografi Musa. Terlebih lagi bahwa kisah tersebut disandarkan pada isi sebuah kitab suci yang kebenarannya tidak bisa ditawar (oleh para pengimamnya). Namun demikian, Sigmud Freud yang juga berasal dari keturunan bangsa Israel justru mendobrak “kemapanan” kisah tersebut. Freud berani merekonstruksi kisah Musa, terlebih lagi identitas Musa sebagai seorang yang berkebangsaan Mesir.

Sebenarnya, Freud telah mendapatkan kritikan yang menohok dari karya lainnya. Totem & Taboo. Alih-alih tunduk pada kritikan, karya Freud ini, Moses & Monoyheism, justru semakin menegaskan kritikan dari berbagai kalangan—terutama pada rohaniawan—atas gagasannya terkait sejarah agama. Meski begitu, Moses & Monotheism tetaplah referensi kecil yang liar didalam memahami gagasan Freud perihal Musa dan keyakinan yang didakwahnya. Oleh karenanya, kita harus melepaskan kacamata keimanan kita dulu untuk memahami gagasan liar Freud ini.

  • Penulis : Signund Freud
  • Ketebalan : x +186 Halaman

Tulis ulasan

Catatan: HTML tidak diterjemahkan!
    Buruk           Baik